Magelang, 20 Oktober 2026 — Aroma kopi yang khas dan proses meraciknya menjadi pengalaman baru bagi Avrile Wardani, mahasiswa magang Psikologi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) yang menjalani program magang di bagian Human Capital Hotel Atria Magelang, hotel bintang empat. Melalui kegiatan belajar membuat kopi, Avrile tidak hanya mengenal keterampilan baru, tetapi juga menemukan sisi menarik yang dapat dikaitkan dengan ilmu Psikologi.

Dalam kegiatan ini, Avrile berkesempatan mempelajari proses pembuatan kopi, mulai dari mengenal tahapan peracikan hingga memperhatikan bagaimana menghasilkan sajian dengan cita rasa yang nikmat. Proses tersebut membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kreativitas agar setiap racikan dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi penikmatnya.

Bagi Avrile, pengalaman ini menjadi lebih dari sekadar belajar membuat minuman. Secangkir kopi dapat menjadi bagian dari suasana hangat yang membuka ruang bagi percakapan dan interaksi antarmanusia. Dalam kehidupan sehari-hari, menikmati kopi bersama dapat menjadi momen sederhana untuk berbagi cerita, bertukar pikiran, atau sekadar melepas penat setelah menjalani aktivitas.

Hal tersebut memiliki keterkaitan dengan pembelajaran Psikologi, terutama mengenai pentingnya membangun hubungan interpersonal dan menciptakan suasana yang nyaman dalam berkomunikasi. Dalam proses konseling, misalnya, lingkungan yang tenang dan ramah dapat membantu klien merasa lebih rileks saat menyampaikan pengalaman maupun perasaannya. Meski kopi bukan bagian utama dari konseling, suasana yang nyaman dapat menjadi salah satu unsur pendukung dalam membangun hubungan antara konselor dan klien.

Pengalaman meracik kopi juga mengajarkan bahwa hasil yang baik membutuhkan proses. Setiap tahapan perlu dilakukan dengan cermat, sama halnya dengan memahami seseorang yang membutuhkan waktu, perhatian, dan kesediaan untuk mendengarkan. Tidak semua hal dapat dipahami secara instan; terkadang, diperlukan kesabaran untuk menemukan komposisi yang tepat, baik dalam secangkir kopi maupun dalam membangun komunikasi yang bermakna.

Sebagai mahasiswa magang di bagian Human Capital, Avrile juga memperoleh wawasan mengenai pentingnya keterampilan pelayanan, komunikasi, dan hubungan antarmanusia di lingkungan kerja. Industri perhotelan tidak hanya berkaitan dengan fasilitas dan pelayanan, tetapi juga tentang bagaimana memberikan pengalaman yang menyenangkan serta membangun kesan positif bagi setiap orang yang berinteraksi di dalamnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran di luar ruang kelas yang memberikan kesempatan bagi Avrile untuk mengembangkan keterampilan praktis sekaligus memperluas perspektifnya. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa ilmu Psikologi dapat dipelajari dan direfleksikan melalui berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan sederhana seperti meracik kopi.

Sebab, secangkir kopi bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang suasana dan cerita yang menyertainya. Melalui pengalaman ini, Avrile Wardani belajar bahwa ketelitian dalam meracik kopi dan kepekaan dalam memahami manusia sama-sama membutuhkan perhatian, kesabaran, serta proses yang tidak terburu-buru.

Pengalaman magang di Hotel Atria Magelang pun menjadi kesempatan berharga bagi Avrile untuk mengenal dunia kerja secara lebih luas, mengasah keterampilan interpersonal, dan menemukan bahwa terkadang, pelajaran berharga tentang manusia dapat dimulai dari hal sederhana: secangkir kopi dan sebuah percakapan.