Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dan rasa insecure yang menghantui remaja masa kini menjadi perhatian serius bagi Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) UNIMMA.

Melalui program inovatif bertajuk ATHENA Project, jajaran mahasiswa Program Studi Psikologi FPH UNIMMA terjun langsung ke MAN 1 Magelang untuk memutus rantai tekanan psikologis akibat penggunaan media sosial. Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa fakultas hadir sebagai solusi atas isu kesehatan mental generasi Z yang kian kompleks di era digital saat ini.

Tim penggerak dari FPH UNIMMA yang terdiri dari Fawaz Mubarak, Fathma Amalia, Aniqoh Lida, Aisyah Rasya, Achmad Farchan, Agatania, dan Fatma Khusna, merancang sebuah ruang aman bagi siswa untuk pulih.

Koordinator tim, Fawaz Mubarak Al Muyassar, mengungkapkan bahwa ATHENA Project bukan sekadar sosialisasi biasa, melainkan upaya penyembuhan (healing) dari keresahan digital. “Banyak siswa yang merasa tertinggal dan tidak percaya diri hanya karena melihat layar ponsel. Kami di sini untuk membantu mereka menerima diri sendiri secara utuh,” tegas Fawaz.

FPH UNIMMA membekali program ini dengan dua senjata utama yang sangat relevan bagi remaja: Athena Care dan Athena Voice.

Athena Care difokuskan sebagai ruang katarsis di mana siswa diajak mengenali emosi dan menumbuhkan resiliensi melalui kegiatan reflektif yang kolaboratif. Dalam sesi ini, mahasiswa Psikologi FPH UNIMMA berperan sebagai pendamping yang membantu siswa membuang stigma negatif terhadap diri sendiri, sehingga mereka bisa lebih tangguh menghadapi tekanan sosial di lingkungannya.

Tak berhenti di sisi emosional, program Athena Voice kemudian mendorong siswa untuk menjadi “pemilik” kendali atas media sosial mereka sendiri melalui literasi digital.

Siswa diajak untuk berhenti menjadi penonton pasif yang sering membandingkan diri, dan mulai menjadi kreator konten positif yang menjunjung tinggi kemanusiaan. Dengan bimbingan mahasiswa FPH UNIMMA, para siswa menciptakan karya kreatif berupa video pendek yang membawa pesan bahwa kesehatan mental adalah prioritas utama di tengah hiruk-pikuk informasi digital.

Fakultas berharap inisiatif ATHENA Project ini mampu menciptakan efek domino positif yang mengubah pola pikir siswa secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Diharapkan, generasi muda binaan FPH UNIMMA ini tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional dan kebijaksanaan dalam memilah arus informasi. Keberhasilan program ini mempertegas komitmen fakultas untuk terus melahirkan inovasi pengabdian yang berdampak langsung pada kesejahteraan mental masyarakat luas, khususnya para remaja.

Melalui sinergi keilmuan yang ada di bawah naungan Fakultas Psikologi dan Humaniora UNIMMA, gerakan kesehatan mental ini akan terus diperluas ke berbagai institusi pendidikan lainnya.

FPH UNIMMA percaya bahwa dengan membekali remaja melalui literasi mental yang tepat, masa depan digital Indonesia akan diisi oleh individu yang berdaya dan penuh empati. Perjalanan ATHENA Project di MAN 1 Magelang hanyalah awal dari langkah besar fakultas dalam membangun ekosistem digital yang lebih manusiawi dan mendukung pertumbuhan mental yang sehat.

Baca detail aksi selengkapnya pada tautan berikut: Cegah FOMO dan Insecure, Mahasiswa UNIMMA Gelar ATHENA Project di MAN 1 Magelang