Magelang, 26 Juli 2026 – Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMANIKA) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) sukses menyelenggarakan MONALESA Volume 5 pada Sabtu–Minggu (25–26/7). Kegiatan yang berlangsung di Museum BPK RI Magelang ini menghadirkan beragam kompetisi, workshop, eksplorasi museum, pertunjukan seni, hingga malam penghargaan sebagai wadah pengembangan kreativitas dan potensi generasi muda.
MONALESA Volume 5 menargetkan sebanyak 500 peserta dari berbagai kalangan. Sasaran peserta terdiri atas pelajar SMA/SMK/MA sederajat di wilayah Kabupaten dan Kota Magelang sebesar 50 persen, mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia sebesar 40 persen, serta masyarakat umum sebesar 10 persen. Rangkaian kegiatan dirancang untuk mempertemukan kreativitas, komunikasi, seni, dan nilai-nilai sejarah dalam satu ruang kolaboratif.
Pada hari pertama, peserta mengikuti pembukaan dan workshop fotografi yang berkolaborasi dengan komunitas Mlaku Magelang serta Jengkar Visual. Workshop ini menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas melalui karya fotografi dengan mengangkat tema “Museum dan Sejarah Kota Magelang.” Peserta kemudian diajak mengeksplorasi Museum BPK RI Magelang dan kawasan di sekitarnya untuk mengenal lebih dekat sejarah serta warisan budaya yang ada.

Selain workshop fotografi, MONALESA Volume 5 juga menghadirkan berbagai kompetisi, antara lain Lomba Iklan Kreatif, News Anchor, Story Telling, Debat, Fotografi, dan Konten Kreatif. Setiap cabang lomba dirancang untuk mengasah kemampuan peserta dalam berpikir kritis, berkomunikasi, menyampaikan gagasan, membangun kreativitas, serta menghasilkan karya yang relevan dengan perkembangan media saat ini.
Lomba Iklan Kreatif menjadi wadah bagi peserta untuk menciptakan konsep iklan yang inovatif, persuasif, dan mampu menyampaikan pesan secara efektif kepada target audiens. Sementara itu, Lomba News Anchor mendorong peserta mengembangkan kemampuan jurnalistik dan pembacaan berita sekaligus memperkenalkan warisan sejarah Indonesia secara informatif dan komunikatif.
Kompetisi Story Telling memberikan kesempatan bagi siswa SMA/SMK sederajat untuk menunjukkan kemampuan berbicara, kreativitas dalam bercerita, serta keberanian menyampaikan kisah yang inspiratif. Adapun Lomba Debat menjadi ruang bagi peserta untuk menyusun argumentasi secara kritis, menyampaikan pendapat berdasarkan fakta dan data, serta membangun sikap terbuka terhadap perbedaan pandangan melalui diskusi yang konstruktif.

Nilai sejarah dan budaya juga menjadi bagian penting dalam Lomba Fotografi dan Lomba Konten Kreatif. Melalui kedua kompetisi tersebut, peserta diajak meningkatkan kemampuan visual storytelling sekaligus mengangkat warisan sejarah dan budaya melalui karya foto maupun video yang kreatif, informatif, dan inspiratif.
Memasuki hari kedua, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan workshop membatik bersama Batik Dewiwanu Borobudur. Peserta memperoleh pengalaman praktik secara langsung dalam membuat batik sekaligus mengenal salah satu kekayaan budaya Indonesia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan museum, final Lomba Iklan Kreatif, final News Anchor, serta Lomba Debat.
Puncak MONALESA Volume 5 berlangsung pada malam penghargaan yang diawali dengan pertunjukan seni berupa drama kolosal dan tari oleh Teater Fajar UNIMMA. Acara dilanjutkan dengan pengumuman serta penyerahan penghargaan kepada para pemenang dari seluruh kategori lomba.
Kemeriahan malam puncak semakin lengkap melalui penampilan sejumlah guest star dengan sajian musik jazz dan pop yang ditutup dengan penampilan DJ dari Hellboys. Rangkaian acara tersebut menjadi penutup MONALESA Volume 5 sekaligus menjadi ruang apresiasi atas kreativitas, karya, dan semangat kolaborasi para peserta.
Melalui penyelenggaraan MONALESA Volume 5, HIMANIKA UNIMMA berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang kreatif, edukatif, dan inspiratif. Perpaduan antara seni, komunikasi, kreativitas, serta eksplorasi sejarah diharapkan mampu meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap warisan budaya sekaligus mendorong lahirnya karya-karya inovatif.