Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) Universitas Muhamamdiyah Magelang (UNIMMA) kembali menegaskan bahwa kekuatan institusi tidak hanya bertumpu pada capaian akademik, tetapi juga pada kokohnya rasa kekeluargaan.

Melalui agenda Psyconect yang menjadi bagian dari rangkaian Pekan Psikologi #8, FPH UNIMMA sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Reintegrasi Hubungan Interpersonal dan Internalisasi Rasa Kepemilikan dalam Ekosistem Keluarga Psikologi”. Kegiatan yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Psikologi (HIMAPSI) ini bertujuan untuk menanggalkan sejenak rutinitas formal dan membangun kembali fondasi kepercayaan serta kepedulian yang menjadi kekuatan utama fakultas untuk terus bertumbuh bersama.

Dekan Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) UNIMMA, Aning Az Zahra, M.A., memberikan apresiasi mendalam atas terciptanya momentum kebersamaan ini.

“FPH UNIMMA adalah rumah bagi kita semua. Lingkungan yang suportif dan harmonis adalah kunci utama dalam menciptakan ekosistem belajar yang sehat. Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan upaya kita untuk merawat support system internal agar tetap kokoh. Ketika aspek afektif dan keterikatan emosional kita kuat, kita akan jauh lebih tangguh dalam menghadapi tantangan akademik maupun organisasi ke depan sesuai semangat ‘Stronger Together’,” tutur Aning Az Zahra.

Ketua Panitia pelaksana, Refi Marchela Christiani, menjelaskan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah pada penguatan aspek interpersonal yang mungkin sempat merenggang akibat kesibukan formal.

“Kami ingin menjahit kembali jalinan komunikasi lintas angkatan agar lebih cair dan akrab. Fokus kami kali ini bukan pada pencapaian formal, melainkan pada bagaimana setiap anggota merasa memiliki (sense of belonging) dan bangga menjadi bagian dari keluarga besar ini. Dengan minimnya hambatan komunikasi, koordinasi di masa depan tentu akan jauh lebih efektif,” jelas Refi.

Keberhasilan agenda ini juga dirasakan manfaatnya secara langsung oleh para mahasiswa yang hadir sebagai bagian dari keluarga besar fakultas.

“Saya merasa kegiatan ini memberikan kesejahteraan psikologis tersendiri. Bertemu dengan rekan lintas angkatan dalam suasana informal membuat saya merasa dihargai dan diterima. Ini benar-benar menjadi momen refleksi kebersamaan yang menyejukkan di tengah padatnya jadwal perkuliahan,” ungkap salah satu mahasiswa peserta. Mahasiswa lainnya menambahkan bahwa tradisi positif ini harus terus dijaga demi kelestarian nilai-nilai empati dan kemanusiaan di lingkungan fakultas.

FPH UNIMMA berharap tradisi silaturahmi ini dapat terus berlanjut sebagai investasi sosial bagi keberlanjutan prestasi fakultas di masa mendatang.

Sinergi yang terbangun antara mahasiswa, dosen, dan staf menjadi modal utama untuk mewujudkan atmosfer pendidikan yang kondusif. Dengan terwujudnya hubungan yang sinergis, FPH UNIMMA optimis akan lahir banyak inovasi dan prestasi yang berakar dari kebersamaan yang tangguh.