Sebanyak 148 siswa SMK Muhammadiyah Bandongan mengikuti kegiatan pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bertema Personal Branding pada Kamis (2/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), Alan Kusuma, S.I.Kom., M.I.Kom., serta mahasiswa Ilmu Komunikasi, Khansa Aziza, sebagai narasumber. Pembekalan tersebut dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan komunikasi, sikap profesional, dan kesiapan memasuki dunia kerja sebelum menjalani PKL.
Dalam sesi pertama, Alan Kusuma menjelaskan bahwa PKL merupakan kesempatan bagi siswa untuk mengenal secara langsung budaya kerja di dunia profesional, bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik. Menurutnya, pengalaman selama magang menjadi momen penting untuk mengasah berbagai keterampilan teknis (hard skill), sekaligus memahami standar kerja yang berlaku di industri.
“Selama menjalani magang, kalian akan memperoleh pengalaman nyata tentang bagaimana lingkungan kerja beroperasi. Gunakan kesempatan ini untuk belajar sebanyak mungkin karena pengalaman tersebut akan menjadi bekal berharga saat memasuki dunia kerja di masa depan,” ungkap Alan.
Selain kemampuan teknis, Alan juga menyoroti pentingnya menjaga etika dan komunikasi selama berada di tempat kerja. Ia menekankan bahwa kedisiplinan, tanggung jawab, sikap profesional, serta kemampuan berinteraksi dengan atasan maupun rekan kerja merupakan aspek yang memiliki nilai sama pentingnya dengan kompetensi teknis.
“Komunikasi yang baik merupakan salah satu wujud profesionalisme. Dengarkan setiap arahan dengan saksama, jangan sungkan bertanya jika ada hal yang belum dipahami, dan sampaikan pendapat maupun laporan dengan bahasa yang santun. Sikap seperti inilah yang akan membangun kepercayaan selama menjalani PKL,” jelasnya.
Pada sesi berikutnya, Khansa Aziza membahas pentingnya membangun personal branding sejak masih berada di bangku sekolah. Ia menjelaskan bahwa personal branding bukan hanya tentang menjadi populer, melainkan bagaimana seseorang mampu menampilkan karakter, kompetensi, kemampuan berkomunikasi, serta jejak digital yang positif secara konsisten.
Khansa juga mendorong para peserta untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana membangun portofolio digital dengan membagikan karya, prestasi, pengalaman organisasi, maupun aktivitas produktif lainnya. Menurutnya, personal branding yang kuat lahir dari perpaduan antara keterampilan, sikap, nilai yang dimiliki, serta konsistensi dalam menunjukkan kualitas diri.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Diskusi berjalan aktif dengan berbagai pertanyaan seputar persiapan menghadapi dunia industri, etika saat menjalani PKL, hingga strategi membangun citra diri yang positif di era digital.
Melalui kegiatan ini, SMK Muhammadiyah Bandongan terus berkomitmen membekali peserta didiknya dengan kemampuan yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada keterampilan komunikasi, karakter profesional, dan kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja. Kolaborasi bersama Program Studi Ilmu Komunikasi UNIMMA diharapkan dapat membantu siswa menjalani PKL secara optimal sekaligus meningkatkan kesiapan mereka untuk bersaing di dunia profesional.