Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) Universitas Muhamamdiyah Magelang (UNIMMA) sukses menyelenggarakan Psycompetition, sebuah ajang kompetisi kreatif yang menjadi bagian integral dari rangkaian Pekan Psikologi #8.
Mengusung topik “Visualisasi dan Harmonisasi Seni sebagai Instrumen Edukasi serta Ekspresi Pemulihan Psikologis”, kegiatan ini berhasil menjaring talenta-talenta hebat dari berbagai daerah. FPH UNIMMA memandang kompetisi ini bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan sebuah kampanye kesehatan mental yang edukatif untuk menyuarakan pesan-pesan pemulihan, ketangguhan, dan harapan melalui visualisasi serta nada di tengah maraknya isu trauma dan tekanan mental saat ini.
Dekan Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) UNIMMA, Aning Az Zahra, M.A., menyatakan kebanggaannya atas inisiatif yang menggabungkan sains psikologi dengan seni ini.
“FPH UNIMMA terus berkomitmen menjadi wadah yang inklusif bagi pengembangan diri masyarakat. Melalui Psycompetition, kita membuktikan bahwa seni adalah media katarsis yang kuat. Kata-kata mungkin terbatas untuk menggambarkan kedalaman emosi, namun melalui harmoni suara dan estetika poster, pesan pemulihan jiwa atau healing menjadi lebih ringan dan mudah diterima oleh publik. Ini adalah langkah nyata fakultas dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya resiliensi pasca-bencana,” ujar Aning Az Zahra.
Ketua Panitia Psycompetition, Refi Marchela Christiani, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta menunjukkan besarnya kepedulian generasi muda terhadap isu kesehatan mental.
“Kami membagi kompetisi ini menjadi dua pilar utama: Edukasi Visual melalui poster dan Ekspresi Auditori melalui seni suara. Tujuan kami adalah mengoptimalisasi media daring untuk menyebarkan pengaruh positif tanpa batasan geografis. Melihat karya-karya yang masuk, kami yakin bahwa seni benar-benar bisa menjadi ‘suara’ bagi proses penyembuhan atau voices of healing,” jelas Refi.
Pada kategori Lomba Menyanyi Solo, Nabila Vicky Rahma Dewi dari MAN Kota Magelang berhasil menyabet gelar Juara 1. Ia mengungkapkan rasa syukur dan pengalamannya berekspresi melalui nada.
“Bagi saya, menyanyi bukan hanya soal kompetisi, tapi cara saya menyalurkan emosi secara konstruktif. Saya berharap penampilan saya bisa memberikan kekuatan bagi mereka yang sedang berjuang dalam proses pemulihan,” tutur Nabila.
Sementara itu, pada kategori Lomba Desain Poster, Galuh Saputra terpilih sebagai Juara 1 dengan karya yang dinilai sangat informatif dan menarik.
“Saya ingin menunjukkan bahwa literasi psikologi bisa dikemas dengan estetik. Poster yang saya buat bertujuan mengajak masyarakat untuk bangkit dari trauma melalui langkah-langkah resiliensi yang mudah dipahami. Terima kasih FPH UNIMMA telah menyediakan wadah bagi kami para kreator untuk berkontribusi pada isu kemanusiaan,” ungkap Galuh.
Berikut adalah daftar lengkap pemenang Psycompetition Pekan Psikologi #8:
Kategori Lomba Menyanyi Solo:
-
Juara 1: Nabila Vicky Rahma Dewi (MAN Kota Magelang)
-
Juara 2: Axelle Permata (MAN 2 Jember)
-
Juara 3: Davina Belva Kyla (SMA Budi Utama)
Kategori Lomba Desain Poster:
-
Juara 1: Galuh Saputra
-
Juara 2: Jauzaa Martha Trie Hapsari
-
Juara 3: Intan Fatikahtul Masruroh
Keberhasilan Psycompetition diharapkan dapat mendokumentasikan berbagai perspektif kreatif mengenai pemulihan jiwa yang bermanfaat bagi perkembangan ilmu psikologi dan masyarakat luas.
Fakultas berharap pencapaian para pemenang ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus memadukan unsur estetika dengan pesan-pesan kemanusiaan yang mendalam. Dengan berakhirnya kompetisi ini, FPH UNIMMA menegaskan posisinya sebagai institusi yang fleksibel dan dekat dengan dunia seni dalam mengawal isu kesehatan mental di Indonesia.