Magelang, 20 Juli 2026 – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melaksanakan kegiatan sosialisasi mitigasi bencana bagi anak-anak di Desa Sumber Agung 1, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, pada Minggu (19/7). Kegiatan tersebut merupakan luaran mata kuliah Komunikasi Bencana yang bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesadaran anak-anak mengenai pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana sejak usia dini.

Dalam kegiatan ini, peserta diperkenalkan dengan berbagai jenis bencana beserta langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan sebelum, ketika, dan setelah bencana terjadi. Penyampaian materi dilakukan menggunakan pendekatan yang komunikatif dan disesuaikan dengan usia peserta sehingga informasi dapat diterima dengan lebih mudah dan menarik.

“Kami ingin edukasi mitigasi bencana ini berlangsung dengan cara yang menyenangkan. Oleh karena itu, selain penyampaian materi, kami juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif seperti bermain clay dan mengerjakan teka-teki silang (TTS),” ungkap Khansa Aziza Arya Kusuma, salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Selain menyimak materi, anak-anak aktif mengikuti berbagai permainan edukatif yang telah disiapkan. Melalui aktivitas membentuk clay, mereka diajak mengenal simbol-simbol kebencanaan secara kreatif, sedangkan permainan teka-teki silang dimanfaatkan sebagai media untuk mengulas kembali materi yang telah dipelajari sehingga proses belajar menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan anak-anak tidak hanya memahami konsep dasar mitigasi bencana, tetapi juga mampu menerapkan langkah-langkah sederhana ketika menghadapi situasi darurat. Penanaman pengetahuan sejak dini diharapkan dapat membentuk budaya sadar bencana sekaligus mendorong peserta untuk membagikan informasi yang diperoleh kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui pendekatan edukatif, kreatif, dan partisipatif, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi kebencanaan di kalangan anak-anak sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.