Magelang – Mahasiswa Khon Kaen University, Thailand, mengikuti kegiatan edukasi pengolahan sampah di Kampung Bersemi Cacaban, Magelang, pada Kamis, 5 Desember, sebagai bagian dari program pengabdian internasional. Kegiatan ini menjadi upaya untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat sekaligus mendorong pertukaran pengetahuan lintas negara.
Dalam kegiatan tersebut, Lintang Muliawanti, M.A. hadir sebagai narasumber yang memberikan pemahaman mengenai pengelolaan sampah serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Melalui pemaparan dan pembelajaran langsung di lapangan, mahasiswa diajak mengenal berbagai upaya edukasi lingkungan yang diterapkan oleh masyarakat Kampung Bersemi Cacaban.
Kampung Bersemi Cacaban menjadi ruang pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk memahami bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga membutuhkan kesadaran, kreativitas, dan partisipasi aktif masyarakat. Kebiasaan memilah, mengolah, serta memanfaatkan kembali sampah menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
Kegiatan pengabdian internasional ini juga menjadi sarana untuk mempertemukan perspektif akademik dengan praktik nyata di masyarakat. Mahasiswa Khon Kaen University berkesempatan mempelajari bagaimana komunitas lokal mengembangkan edukasi pengolahan sampah serta membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus menjadi inspirasi dalam mengembangkan inisiatif serupa di lingkungan masing-masing.
Selain memberikan pengalaman belajar secara langsung, kegiatan ini turut memperkuat hubungan dan kolaborasi internasional melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta praktik baik dalam pemberdayaan masyarakat. Interaksi antara mahasiswa dan masyarakat setempat menunjukkan bahwa persoalan lingkungan merupakan tantangan bersama yang membutuhkan kontribusi berbagai pihak, tanpa terbatas oleh wilayah maupun negara.
Melalui kegiatan pengabdian internasional di Kampung Bersemi Cacaban, diharapkan mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan sampah, tetapi juga mengembangkan kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, serta berkelanjutan.