Sawangan – Dalam upaya meningkatkan kemampuan komunikasi dan mengurangi kecemasan sosial (social anxiety) di kalangan pemuda, Karang Taruna BINTARA menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan Keterampilan Sosial pada Minggu, 19 Juli 2025, bertempat di Dusun Piyungan Utara, Desa Tirtosari, Kecamatan Sawangan. Kegiatan yang berlangsung selama 130 menit ini diikuti oleh enam anggota Karang Taruna BINTARA.
Pelatihan difasilitasi oleh Maftuhatin Alfi Khoirina dengan didampingi observer Hamim Khanifah. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari hasil asesmen kebutuhan yang menunjukkan bahwa sebagian anggota masih mengalami hambatan dalam berinteraksi sosial, seperti kurang percaya diri saat menyampaikan pendapat, gugup ketika berbicara di depan kelompok, khawatir terhadap penilaian orang lain, serta cenderung pasif dalam kegiatan organisasi.

Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep social anxiety dan pentingnya keterampilan sosial dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam organisasi kepemudaan. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti berbagai aktivitas interaktif, seperti diskusi kelompok, simulasi, role play, latihan komunikasi efektif, refleksi, serta sesi tanya jawab. Metode tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu mempraktikkan keterampilan sosial secara langsung dalam suasana yang aman dan mendukung.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif mengikuti diskusi, berbagi pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam berinteraksi sosial, serta berlatih menyampaikan pendapat melalui berbagai simulasi yang diberikan. Suasana pelatihan yang partisipatif turut mendorong peserta untuk lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan sesama anggota.
Melalui pelatihan ini diharapkan peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai social anxiety, mampu meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal, lebih berani menyampaikan pendapat, serta memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi dalam berbagai situasi sosial. Keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan program-program Karang Taruna BINTARA.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Karang Taruna BINTARA dalam mendukung pengembangan kapasitas anggotanya, khususnya pada aspek keterampilan sosial dan kesehatan psikologis. Ke depan, diharapkan pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya menciptakan generasi muda yang aktif, percaya diri, mampu bekerja sama, serta berkontribusi positif bagi masyarakat.