Temanggung, 28 Oktober 2026 – Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) yang menjalani program magang di Badan Narkotika Nasional Kabupaten Temanggung melaksanakan kegiatan psikoedukasi kepada klien di Klinik Pratama BNN Kabupaten Temanggung. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa dalam mendukung upaya pemulihan serta memperkuat komitmen klien untuk tidak kembali menggunakan narkoba.

Kegiatan psikoedukasi ini bertujuan untuk membantu klien memperkuat komitmen dalam menjalani pola hidup sehat serta menjauhi penyalahgunaan narkoba. Penguatan komitmen tersebut menjadi penting, khususnya dalam menghadapi pengaruh lingkungan pergaulan yang berpotensi mendorong perilaku berisiko, seperti ajakan teman sebaya, rasa ingin tahu terhadap narkoba, maupun kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara berkelompok. Dalam kesempatan ini, mahasiswa magang memperoleh kepercayaan dari BNN Kabupaten Temanggung untuk terlibat dalam pelaksanaan asesmen lanjutan serta memberikan psikoedukasi kepada klien. Kesempatan tersebut diberikan seiring dengan pengalaman mahasiswa dalam mendampingi proses asesmen terhadap beberapa klien sebelumnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menggunakan pendekatan Motivational Interviewing yang menempatkan klien sebagai pihak aktif dalam menentukan arah perubahan dirinya. Pendekatan ini dipilih karena mengedepankan komunikasi yang empatik dan kolaboratif, sehingga klien memiliki ruang untuk mengeksplorasi motivasi, mengenali ambivalensi, serta membangun komitmen terhadap perubahan perilaku secara mandiri.

Materi psikoedukasi disampaikan melalui sepuluh tahapan dengan suasana percakapan yang santai dan terbuka. Proses diawali dengan membangun suasana yang nyaman, kemudian dilanjutkan dengan menggali hal-hal yang dianggap penting dalam kehidupan klien. Mahasiswa juga mengajak klien membahas perasaan bimbang terhadap perubahan serta mengeksplorasi tingkat keyakinan diri dalam menjalani proses pemulihan. Pada tahap akhir, klien diajak mengenali situasi yang berpotensi memicu dorongan untuk kembali menggunakan narkoba serta menyusun komitmen perubahan berdasarkan kesadaran dan motivasi diri sendiri.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pembelajaran bahwa perubahan perilaku tidak dapat dipaksakan, melainkan perlu tumbuh dari motivasi internal yang digali secara bertahap. Mahasiswa juga mendapatkan pengalaman langsung dalam menerapkan keterampilan dasar konseling, seperti mendengarkan secara aktif, merefleksikan pernyataan klien, dan memberikan afirmasi. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran dalam menjaga etika pendampingan, terutama melalui sikap tidak menghakimi dan menjaga kerahasiaan klien.

Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa proses pemulihan membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari tim Rehabilitasi BNNK Temanggung, tenaga profesional, hingga keluarga. Dukungan yang konsisten dari lingkungan sekitar menjadi salah satu faktor penting dalam membantu klien mempertahankan komitmen perubahan yang telah dibangun selama proses pendampingan.

Melalui program magang ini, mahasiswa Psikologi UNIMMA diharapkan semakin terampil dalam mendampingi klien secara etis serta peka terhadap kebutuhan psikologis mereka. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi profesional sekaligus berkontribusi dalam upaya pemulihan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di masyarakat.