Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan dinamika zaman melalui penyelenggaraan agenda eksklusif Meet The Expert, Rabu (1/4).

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi ini menandai dimulainya perkuliahan semester genap dengan standar profesional yang tinggi. Sebagai fakultas yang menaungi rumpun ilmu sosial dan humaniora, FPH UNIMMA memfasilitasi mahasiswa untuk mendapatkan asupan ilmu langsung dari para praktisi industri, guna memastikan bahwa setiap teori yang dipelajari di kelas memiliki pijakan kuat pada realitas kerja nyata di lapangan.

Dekan Fakultas Psikologi dan Humaniora UNIMMA, Aning Az Zahra, M.A., dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptabilitas mahasiswa terhadap perubahan industri yang kian cepat.

“Kegiatan Meet The Expert ini adalah manifestasi dari visi FPH UNIMMA untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangkas secara praktis. Kami ingin mahasiswa di lingkungan FPH, khususnya Ilmu Komunikasi, memiliki kepercayaan diri sejak hari pertama kuliah. Dengan menghadirkan pakar ke kampus, kami membuka jendela dunia industri agar mahasiswa dapat melihat peluang karier dan tantangan nyata yang menanti mereka di masa depan,” ujar Aning Az Zahra.

Agenda Studium Generale ini merangkum seluruh mata kuliah minggu pertama pasca libur Idulfitri menjadi satu sesi pendalaman yang komprehensif.

FPH UNIMMA menghadirkan pemateri-pemateri andal yang membedah berbagai aspek komunikasi, mulai dari manajemen reputasi hingga strategi periklanan digital. Langkah strategis ini diambil fakultas untuk menyegarkan ritme belajar mahasiswa sekaligus memberikan inspirasi baru agar mereka lebih produktif dalam berkarya. Fakultas percaya bahwa interaksi langsung dengan praktisi akan menumbuhkan mentalitas profesional yang dibutuhkan untuk bersaing di level nasional maupun internasional.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNIMMA, Lintang Muliawanti, S.I.Kom., M.A., turut menambahkan bahwa kolaborasi tingkat fakultas ini sangat membantu dalam memperkuat jejaring industri bagi prodi.

“Dukungan penuh dari fakultas memungkinkan kami untuk menghadirkan narasumber berkelas yang relevan dengan kebutuhan kurikulum kami. Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA kini memiliki perspektif yang lebih luas tentang bagaimana teori komunikasi diaplikasikan untuk menyelesaikan masalah-masalah riil di perusahaan maupun institusi publik,” jelas Lintang.

Melalui inisiatif ini, Fakultas Psikologi dan Humaniora UNIMMA terus berupaya menjadi pusat keunggulan akademik yang inklusif terhadap perkembangan teknologi dan tren global.

FPH UNIMMA optimis bahwa pembekalan berbasis pengalaman praktisi ini akan meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja yang semakin kompetitif. Dengan mengawali semester genap melalui energi positif dari para ahli, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang solutif di bidang komunikasi dan humaniora.