Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) UNIMMA melalui Program Studi Ilmu Komunikasi sukses menunjukkan eksistensinya dengan menggelar selebrasi sewindu bertema “Back to Nature: Nature to Recovery” di Omah Mbudur, Sabtu (7/2).

Perhelatan ini menjadi momentum penting bagi fakultas dalam memperkuat hubungan harmonis antara manusia dan alam melalui aksi nyata pelestarian lingkungan. Dengan tagline “Roots & Routes”, FPH berupaya menanamkan akar identitas humaniora yang kuat sekaligus membuka rute masa depan prodi yang lebih adaptif dan berdampak luas bagi ekosistem global.

Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi, Lintang Muliawanti, S.I.Kom., M.A., menjelaskan bahwa agenda fakultas ini dirancang sebagai refleksi mendalam terhadap krisis kondisi bumi saat ini.

“Kami ingin mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA di bawah naungan FPH tidak hanya unggul dalam berkreasi, tetapi juga memiliki empati tinggi terhadap isu lingkungan yang kritis. Aksi tanam pohon ini menegaskan bahwa pesan komunikasi terbaik adalah yang memberikan manfaat bagi semesta,” tutur Lintang Muliawanti dalam sambutannya di hadapan jajaran pimpinan fakultas.

Apresiasi tinggi datang dari Wakil Rektor IV UNIMMA, Ns. Sigit Priyanto, M.Kep, yang secara resmi membuka acara dan memuji langkah cerdas FPH dalam mengintegrasikan kompetisi pelajar dengan aksi ekologi.

Beliau menilai bahwa keberhasilan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA dalam mengemas acara yang memadukan tradisi Tari Cipat Cipit dan kepedulian ekosistem merupakan terobosan pendidikan yang relevan. “Semoga langkah progresif dari fakultas ini segera membawa prodi mencapai akreditasi Unggul serta terus melahirkan insan komunikasi yang kompeten dan religius,” tegas Sigit Priyanto.

Semarak acara ini juga melibatkan kolaborasi lintas sektor, di mana mahasiswa bersama kelompok pecinta alam SMKN 2 Magelang (Cospala Skanida) melakukan penghijauan di bantaran sungai setempat.

Kegiatan ini menjadi jembatan silaturahmi yang kokoh antara fakultas dengan komunitas sekolah menengah se-Magelang, sekaligus membuktikan peran aktif civitas akademika dalam mitigasi bencana. Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA menunjukkan bahwa keilmuan humaniora sangat berperan dalam menggerakkan kesadaran kolektif masyarakat untuk mencintai lingkungan sekitar.

Ketua Panitia, Zikhru Aulia, memaparkan bahwa rangkaian kegiatan seperti lomba fotografi, vlog, hingga screening film merupakan wadah apresiasi bakat yang tetap berpijak pada nilai sejarah dan kemajuan.

Salah satu peserta lomba, Nadif Zifan, mengaku sangat terkesan dengan pengalaman berbeda yang ditawarkan oleh FPH UNIMMA. “Lombanya estetik, tapi yang paling membekas adalah saat kami menanam pohon bersama para kakak mahasiswa. Ini membuat kami mengenal asyiknya belajar ilmu komunikasi secara langsung di lapangan dengan suasana alam,” ujar siswa SMAN 1 Mertoyudan tersebut.

Puncak perayaan ditutup dengan pembacaan nominasi ikonik bagi dosen dan mahasiswa serta penampilan hiburan dari Om Seven yang menyatukan seluruh hadirin dalam kegembiraan di bawah langit Omah Mbudur.

Keberhasilan Milad ke-8 ini menjadi bukti nyata bahwa Fakultas Psikologi dan Humaniora UNIMMA mampu menjalankan perayaan besar yang beriringan dengan misi pelestarian alam yang berkelanjutan dan bermakna. Sinergi kreatif ini diharapkan terus tumbuh menjadi saksi sejarah kemajuan fakultas dalam menyongsong masa depan yang lebih hijau, inklusif, dan penuh inspirasi bagi masyarakat luas.

Source by unimma.ac.id